Sebuah rumah milik Samiran, warga Ngelo 1, Kalurahan Ngawis, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, roboh hingga rata dengan tanah pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 18.10 WIB. Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat struktur bangunan rumah yang terbuat dari kayu telah lapuk karena faktor usia.
Berdasarkan hasil assessment Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Gunungkidul, bangunan rumah mengalami kerusakan berat pada sektor perumahan. Rumah tinggal tersebut ambruk hingga rata dengan tanah dan mengakibatkan seluruh perabotan dapur mengalami kerusakan. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Pemilik rumah, Samiran, merupakan seorang petani dan termasuk dalam kelompok rentan karena telah lanjut usia. Setelah kejadian, kondisi korban dilaporkan aman. Sebagai langkah awal untuk memastikan keselamatan, telah dilakukan pemutusan aliran listrik di lokasi rumah yang roboh.
Pasca kejadian, kebutuhan mendesak yang diperlukan antara lain logistik permakanan, peralatan dapur, kasur, selimut, serta terpal. Kebutuhan tersebut diperlukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar korban selama proses penanganan dan pemulihan.
Sebagai tindak lanjut, masyarakat setempat merencanakan kerja bakti untuk membersihkan material sisa bangunan rumah yang roboh. Gotong royong masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pembersihan sekaligus membantu korban dalam menghadapi kondisi pascabencana.
Dinsos PPPA Kabupaten Gunungkidul melalui TAGANA terus melakukan assessment dan koordinasi dalam penanganan kejadian bencana sosial maupun kebencanaan di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Penanganan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta kepedulian dan gotong royong masyarakat.